Uang hasil jualan digabung atau dipisah dengan uang pribadi?
08/02/22

Tahu nggak sih kalau memisahkan keuangan pribadi dari keuangan usaha sangat penting?

Memisahkan keuangan usaha dan pribadi itu penting supaya pembukuan menjadi lebih terorganisir. Kamu bisa menilai apakah usaha kamu sudah menguntungkan atau belum, sehingga selanjutnya akan lebih mudah untuk mengambil suatu keputusan terutama untuk mengatur strategi kedepan agar usaha kamu jadi lebih baik.


Berikut ini adalah cara sederhana untuk memisahkan uang pribadi dan uang hasil usaha, biar usaha kamu lebih tertata rapi.

1. Buat akun terpisah

Jangan sesekali mencampurkan dana usaha dengan dana pribadi dalam satu rekening, baik itu usaha kecil maupun besar. Membuka rekening bisnis akan memudahkan kamu dalam merencanakan keuangan, mempermudah perhitungan pajak dan hingga terhindar dari kebangkrutan.

Tidak masalah jika ingin menggunakan nama rekening yang sama, asalkan memilih jenis ATM yang memudahkan kamu dalam bertransaksi.

2. Mencatat laporan keuangan

Untuk memudahkan kamu dalam mencari berbagai transaksi, buatlah laporan keuangan dengan yang jelas. Catat semua transaksi dari kecil hingga besar dan pastikan semuanya telah tercatat dengan benar.. Untuk menghindari kesalahpahaman, jangan lupa untuk menentukan tanggal dan tanggal jumlah masuk dan keluar secara rinci.

3. Hindari penggunaan modal

Godaan untuk menggunakan modal sering terjadi pada pengusaha pemula dan jika terus berlanjut dapat menyebabkan kesalahan fatal. Dana yang seharusnya digunakan untuk menjalankan bisnis justru berkurang karena digunakan untuk urusan pribadi sehingga kamu tidak bisa mengembalikan dana, dan akhirnya mengganggu operasional.

4. Ubah metode pembayaran

Buat kamu yang hingga saat ini masih menggunakan metode pembayaran manual, cobalah perlahan menggunakan metode pembayaran digital. Membayar tunai hanya akan membuat kepala kamu pusing, terutama ketika kamu harus mencatat pemasukan dan pengeluaran di pembukuan.

Berbeda jika kamu membayar melalui pembayaran digital, kamu dapat melihat riwayat pembayaran secara detail, yang mencakup jumlah, tanggal, dan tanggal.

5. Lakukan penilaian rutin

Penilaian rutin minimal mingguan atau bulanan sangat penting. Dalam penilaian ini, kamu bisa melihat kegiatan apa saja yang terjadi minggu ini atau bulan ini, apakah target tidak tercapai, omzet berkurang atau bahkan diperlukan suntikan modal.

6. Disiplin

Disiplin merupakan ciri wajib yang harus ditanamkan pada setiap pelaku usaha apapun karena sikap disiplin harus menjadi tujuan. Setiap orang yang memulai bisnis pasti ingin memiliki bisnis yang besar bukan?  Terkadang ada sikap acuh tak acuh yang meremehkan uang yang keluar dengan nominal kecil, yang bisa menjadi pemicu kehancuran bisnis.

Jika pembukuan, anggaran, manajemen atau pelaporan keuangan tidak di lakuan dengan baik semua akan membuat bisnis kamu berantakan. Pastikan semua transaksi tercatat di pembukuan dan jangan sampai ada yang terlewat apalagi melakukan pembayaran yang tidak seharusnya melalui rekening perusahaan yang bisa mengakibatkan gangguan bisnis lho.

PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk
UBM Tower / Alfa Tower
Jl. Jalur Sutera Barat Kav. 7-9 Alam Sutera,
Tangerang, Banten
INDONESIA

 

LANGGANAN PELANGGAN ALFACARE

 

 

IKUTI KAMI

 

 

Download Aplikasi Alfamind